Kata-kata dari Jetfire (see Transformers : Revenge of the Fallen) saat mendapat pertanyaan dari Sam Witwicky (Shia LaBeouf) dkk, mengapa Jetfire yang notabene adalah Decepticon, beralih memihak Autobots (yang dipimpin oleh Optimus Prime) itu sering muncul di benakku kala seseorang mengucapkan kalimat yang berstruktur kalimat pasif.
Kenapa, nDrie?
Ya, emang. Dari sebutannya saja sudah pasif. Menurutku, terlalu sering kalimat pasif yang masuk ke telingaku daripada kalimat aktif. Belum lagi kalau aku sedang menonton TV. Simak saja deh, bahkan kalau mau (alias muka tebal kalau dianggap kurang kerjaan), hitung saja. Berapa kalimat pasif dan kalimat aktif yang kita dapat. Pasti lebih banyak kalimat pasif, kan? ![]()
Trus, apa hubungannya dengan perkataan Jetfire?
Menurutku, jelas ada. Kalimat pasif cenderung membentuk pola pemikiran yang pasif juga.
Bahkan, ada sebuah kalimat yang jelas-jelas salah kaprah, yang mana kita sering mendengarnya namun tidak sadar bahwa kalimat tersebut benar-benar salah… dan menggelikan.
Coba amati kalimat berikut:
Tadi malam, ada seorang pencuri berhasil ditangkap warga dan dipukuli ramai-ramai.
Pemilihan pernyataan tersebut dalam bentuk kalimat pasif benar-benar sering membuatku … kadang terpingkal-pingkal, kadang prihatin dan geram.
Mana mungkinkah seorang pencuri yang mau berhasil ditangkap??! *ngakak*
Prihatin karena kalimat tersebut sering aku dengar saat melihat pemberitaan di televisi. Bukankah para penyiar tersebut memiliki latar belakang pendidikan yang lumayan tinggi. Sarjana malah. Iya, kan?
Ataukah bagian editornya?
Dulu, sewaktu banyak koran-koran baru bertaraf lokal pada bermunculan, … duh tambah geram deh.
Bagaimana tidak?
Hampir 100%, judul/headline menggunakan kalimat pasif. Belum lagi saat menggunakan kata-kata yang menurutku sebenarnya bahasa lokal campur aduk dengan bahasa Indonesia.
Oke lah, I am not a linguist. Tetapi bagaimana aku tidak prihatin, kalau ternyata bangsa Indonesia yang mengacak-acak bahasanya sendiri?
Tidak ingatkah kita (jangan beralasan kalau pas pelajaran sejarah, kita ngantuk/mbolos), para pemuda Indonesia, di bawah todongan dan ancaman senjata oleh tentara Nippon, dengan gagah berani dan sadar kalau mereka bisa kehilangan nyawa namun tetap membulatkan tekad mengucapkan sumpah yang kita kenal dengan “Sumpah Pemuda”?
Kebanggaan apa yang kita dapat kalau berbahasa Indonesia dengan baik dan benar saja kita tidak bisa?
Filed under: baca aja, bahasa, bahasa, bahasa Indonesia, pendidikan, sumpah pemuda, transformers























Bingkisan Kecil Buat Blogger Indonesia….
Satukan Semangat Lewat Banner ini….
http://i813.photobucket.com/albums/zz58/elrangga/Kami%20Bangga%20Menjadi%20Blogger%20Indonesia/Ardnt.jpg
makasihh, sob.
saya suka model rubik snake’nya…. ^_^
tetep berkarya terus yaa…
nice blog..
)
pasang balik banner aku yaa..
thanks
okeeeee….dah dipasang tuh.
soir, baru bales… *sibuk macul2 nih*
okeee…. dah dipasang tuh.
di bagian My Links
makasih buat kunjungannya yach
saya tunggu saran dan kritik ^_^