<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Etalase`nya Andriy</title>
	<atom:link href="http://ardnt.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ardnt.wordpress.com</link>
	<description>leave this site if u don&#039;t like it ...</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Dec 2011 20:31:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ardnt.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Etalase`nya Andriy</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ardnt.wordpress.com/osd.xml" title="Etalase`nya Andriy" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ardnt.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>&#8220;&#8230;so much negativities&#8221;</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com/2010/10/28/so-much-negativities/</link>
		<comments>http://ardnt.wordpress.com/2010/10/28/so-much-negativities/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 10:49:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andriy</dc:creator>
				<category><![CDATA[baca aja]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sumpah pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[transformers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardnt.wordpress.com/?p=708</guid>
		<description><![CDATA[Kata-kata dari Jetfire (see Transformers : Revenge of the Fallen) saat mendapat pertanyaan dari Sam Witwicky (Shia LaBeouf) dkk, mengapa Jetfire yang notabene adalah Decepticon, beralih memihak Autobots (yang dipimpin oleh Optimus Prime) itu sering muncul di benakku kala seseorang mengucapkan kalimat yang berstruktur kalimat pasif. Kenapa, nDrie? Ya, emang. Dari sebutannya saja sudah pasif. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=708&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kata-kata dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Jetfire">Jetfire</a> (see <a href="http://www.imdb.com/title/tt1055369/">Transformers : Revenge of the Fallen</a>) saat mendapat pertanyaan dari Sam Witwicky (<a href="http://www.imdb.com/name/nm0479471/">Shia LaBeouf</a>) dkk, mengapa Jetfire yang notabene adalah Decepticon, beralih memihak Autobots (yang dipimpin oleh Optimus Prime) itu sering muncul di benakku kala seseorang mengucapkan kalimat yang berstruktur kalimat pasif.<span id="more-708"></span><br />
Kenapa, nDrie?<br />
Ya, emang. Dari sebutannya saja sudah pasif. Menurutku, terlalu sering kalimat pasif yang masuk ke telingaku daripada kalimat aktif. Belum lagi kalau aku sedang menonton TV. Simak saja deh, bahkan kalau mau (alias muka tebal kalau dianggap kurang kerjaan), hitung saja. Berapa kalimat pasif dan kalimat aktif yang kita dapat. Pasti lebih banyak kalimat pasif, kan? <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
Trus, apa hubungannya dengan perkataan Jetfire?<br />
Menurutku, jelas ada. Kalimat pasif cenderung membentuk pola pemikiran yang pasif juga.<br />
Bahkan, ada sebuah kalimat yang jelas-jelas salah kaprah, yang mana kita sering mendengarnya namun tidak sadar bahwa kalimat tersebut benar-benar salah&#8230; dan menggelikan.<br />
Coba amati kalimat berikut:<br />
<strong>Tadi malam, ada seorang pencuri berhasil ditangkap warga dan dipukuli ramai-ramai.</strong></p>
<p>Pemilihan pernyataan tersebut dalam bentuk kalimat pasif benar-benar sering membuatku &#8230; kadang terpingkal-pingkal, kadang prihatin dan geram.<br />
Mana mungkinkah seorang pencuri yang mau berhasil ditangkap??! *ngakak*<br />
Prihatin karena kalimat tersebut sering aku dengar saat melihat pemberitaan di televisi. Bukankah para penyiar tersebut memiliki latar belakang pendidikan yang lumayan tinggi. Sarjana malah. Iya, kan?<br />
Ataukah bagian editornya?<br />
Dulu, sewaktu banyak koran-koran baru bertaraf lokal pada bermunculan, &#8230; duh tambah geram deh.<br />
Bagaimana tidak?<br />
Hampir 100%, judul/headline menggunakan kalimat pasif. Belum lagi saat menggunakan kata-kata yang menurutku sebenarnya bahasa lokal campur aduk dengan bahasa Indonesia.<br />
Oke lah, <em>I am not a linguist</em>. Tetapi bagaimana aku tidak prihatin, kalau ternyata bangsa Indonesia yang mengacak-acak bahasanya sendiri?<br />
Tidak ingatkah kita (jangan beralasan kalau pas pelajaran sejarah, kita ngantuk/mbolos), para pemuda Indonesia, di bawah todongan dan ancaman senjata oleh tentara Nippon, dengan gagah berani dan sadar kalau mereka bisa kehilangan nyawa namun tetap membulatkan tekad mengucapkan sumpah yang kita kenal dengan &#8220;Sumpah Pemuda&#8221;?<br />
Kebanggaan apa yang kita dapat kalau berbahasa Indonesia dengan baik dan benar saja kita tidak bisa?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ardnt.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ardnt.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ardnt.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ardnt.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ardnt.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ardnt.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ardnt.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ardnt.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ardnt.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ardnt.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ardnt.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ardnt.wordpress.com/708/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ardnt.wordpress.com/708/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ardnt.wordpress.com/708/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=708&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardnt.wordpress.com/2010/10/28/so-much-negativities/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a03da66e979a4107a2e724752dbf65e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndrie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trus,&#8230;.saya musti gimana?</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com/2010/04/14/trus-saya-musti-gimana/</link>
		<comments>http://ardnt.wordpress.com/2010/04/14/trus-saya-musti-gimana/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 18:26:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andriy</dc:creator>
				<category><![CDATA[baca aja]]></category>
		<category><![CDATA[My Logs]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[racun]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardnt.wordpress.com/?p=703</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah pengalaman pribadi saya waktu masih SMP dulu. Untuk pertama kalinya pindah di lokasi yang lumayan jauh dari pusat kota,&#8230; dan hanya ada beberapa tetangga (?!?). Memang, karena kita pindah ke daerah yang jarang penduduknya. Bisa dipastikan, permasalahan awal adalah saat belanja keperluan sehari-hari. Yang sebelumnya cukup dengan berjalan kaki udah sampe pasar, kali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=703&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah pengalaman pribadi saya waktu masih SMP dulu. Untuk pertama kalinya pindah di lokasi yang lumayan jauh dari pusat kota,&#8230; dan hanya ada beberapa tetangga (?!?). Memang, karena kita pindah ke daerah yang jarang penduduknya.<br />
Bisa dipastikan, permasalahan awal adalah saat belanja keperluan sehari-hari. Yang sebelumnya cukup dengan berjalan kaki udah sampe pasar, kali ini kita musti naik motor kalo mau ke pasar. Pasar terdekat adalah yang ada di sebelah timur, sekitar dua kilometer. Kalopun pake jalan kaki, itu pas hari Minggu ajah.<br />
Oke, langsung ke kejadian.<span id="more-703"></span><br />
Permasalah berikutnya adalah&#8230;.sampah rumah tangga. Berhubung ibu memasak dua kali sehari, tampak kalau sehari sudah cukup 1-2 kresek besar untuk sampah buangan dari rumah. Dan kita tidak mau mengambil resiko dengan membuat lubang buangan (yang besar) di sekitar rumah.<br />
Sekitar 2 hari -karena saya sudah pusing mikirnya-, di sebelah utara tempat tinggalku itu ternyata ada TPS (Tempat Pembuangan Sampah). Wuahhh&#8230;.luegaaa banget. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
Meski harus menyeberang jalan besar dan tempatnya lumayan jauh (on foot, jadi musti pake kendaraan), tapi kita merasa udah <em>solved </em>soal &#8220;penyingkiran&#8221; limbah rumah tangga. Karena ga mungkin kalau kita membuang sampah di hari terang, jadi pagi-pagi sebelum berangkat sekolah, kita bergiliran buang sampah (waktu itu, yang udah bisa disuruh ini itu baru saya dan kakakku). Pernah kejadian, karena esoknya saya harus masuk sekolah pagi-pagi sekali (kalo ga salah pas kelas tiga). Jam pelajaran Penjas ada di urutan 0 (nol) alias sebelum jam enam setidaknya udah harus sampe di sekolah. saya memutuskan karena dapat giliran, malam hari sebelumnya saya membuang sampah. Ternyata di waktu malam, tempatnya horror banget. Dua pohon besar di samping container sampah cukup membuat siluet raksasa yang buesarrrr. Jiangkr*k!! Umpatku. Cukup sekali aja saya &#8220;bertandang&#8221; kesitu waktu malam. Hahahahahaha!<br />
Nah, sampai pada suatu hari. saya masih ingat, waktu itu adalah hari Minggu karena kita sekalian jalan-jalan.<br />
Sesampai di TPS, tiba-tiba ada seorang Bapak bertanya, &#8220;Mas, Mas&#8230; tinggal dimana?&#8221;<br />
saya tidak menaruh prasangka apa-apa terhadap Bapak itu, lalu memberitahu tempat tinggal kita.<br />
&#8220;Disini TPS untuk warga sini, Mas. Kalau rumahnya Mas bukan termasuk daerah sini,&#8221; Bapak tersebut mengatakan seakan melarang kita.<br />
saya mengernyitkan dahi.<br />
&#8220;Kalau begitu, saya musti buang sampah dimana TPS sebelah mana ya, Pak,&#8221; tanya saya segera.<br />
&#8220;Saya tidak tahu. Setahu saya, ya TPS ini hanya untuk warga sini,&#8221; imbuh Bapak itu.<br />
Spontan saya tolah-toleh kiri-kanan mencari papan, tulisan, atau apalah&#8230;.intinya yang memberi informasi bahwa TPS tersebut JELAS hanya untuk warga disitu. Tentunya saya tidak mendapati apapun kecuali dua container sampah berwarna kuning, dimana ada tulisan &#8220;Dinas Kebersihan Kota&#8221;.<br />
&#8220;Kalau memang untuk warga sini, semestinya ada tulisan atau petunjuk dunk, Pak,&#8221; saya mencoba berargumen.<br />
&#8220;Lagian container sampah seperti ini biasanya memang fasilitas dari pemkot,&#8221; imbuh saya.<br />
Mungkin si Bapak terkejut melihat reaksi yang saya tunjukkan, dan hasilnya dengan setengah menghardik dia membalas.<br />
&#8220;Kamu itu! Dibilangin kalau TPS sini hanya untuk warga sini, malah ngengkel (ngotot)!&#8221;<br />
Saya masih ingat tatapan matanya. Refleks saya balik meninggikan suara, &#8220;Kami GA TAU kalo TPS ini hanya untuk warga sini saja, Pak! Karena memang tidak ada papan atau tulisan yang menunjukkan seperti itu! Jadi mestinya Bapak ga bersikap seperti itu donk! Kalau memang Bapak melarang kami untuk membuang sampah disini, mestinya kasih tau donk tempat yang lain! Apa kami harus membuang ke sungai belakang situ??! Ya? Gitu, Pak?? Bapak menyuruh kami untuk membuang sampah di tempat yang TIDAK SEMESTINYA??!&#8221; ga sadar aku juga setengah berteriak.<br />
Orang-orang yang lewat spontan menoleh untuk melihat apa yang terjadi.<br />
&#8220;Kamu ini&#8230;,&#8221; si Bapak mulai tambah emosi.<br />
&#8220;Lha iya. Kalau buang di sungai, jelas itu ga bener. Sementara ini TPS terdekat dari tempat tinggal saya. Kalau Bapak jelas-jelas melarang,&#8230;.SAYA MUSTI GIMANA???</p>
<p><em>*ada yang tau solusinya, teman-teman pembaca?*</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ardnt.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ardnt.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ardnt.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ardnt.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ardnt.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ardnt.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ardnt.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ardnt.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ardnt.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ardnt.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ardnt.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ardnt.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ardnt.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ardnt.wordpress.com/703/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=703&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardnt.wordpress.com/2010/04/14/trus-saya-musti-gimana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a03da66e979a4107a2e724752dbf65e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndrie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Contoh Sopir yang MUSTI kita hindari</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com/2010/04/08/contoh-sopir-yang-musti-kita-hindari/</link>
		<comments>http://ardnt.wordpress.com/2010/04/08/contoh-sopir-yang-musti-kita-hindari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 22:51:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andriy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Logs]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan umum]]></category>
		<category><![CDATA[karcis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardnt.wordpress.com/?p=700</guid>
		<description><![CDATA[based on my experience, of course. Karena saya tidak hapal jalur angkutan kota, tentunya saya bertanya dahulu ketika saya menyetop sebuah angkutan. &#8220;Ke terminal, Pak?&#8221; tanya saya. Si sopir tidak serta merta menjawab. &#8220;Masnya mau kemana?&#8221; ehh&#8230; malah nanya balik. &#8220;Saya tanya, angkutan ini jurusan ke terminal atau tidak, Pak?&#8221; saya mulai merasa irritated. Lalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=700&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>based on my experience, of course</em>.<br />
Karena saya tidak hapal jalur angkutan kota, tentunya saya bertanya dahulu ketika saya menyetop sebuah angkutan.<br />
&#8220;Ke terminal, Pak?&#8221; tanya saya.<br />
Si sopir tidak serta merta menjawab.<br />
&#8220;Masnya mau kemana?&#8221; ehh&#8230; malah nanya balik.<br />
&#8220;Saya tanya, angkutan ini jurusan ke terminal atau tidak, Pak?&#8221; saya mulai merasa <em>irritated</em>.<span id="more-700"></span><br />
Lalu saya menyebut tujuan saya.<br />
&#8220;Udah naik aja, nanti saya carikan bus ke kota XXX,&#8221; kilah si sopir.<br />
Saya langsung menuruti. Dan inilah bodohnya saya (!)<br />
Di dekat alun-alun, si sopir memasang tarif kepada saya tidak seperti yang tertera di pintu angkutan. Kalau memang tarif tersebut sudah kadaluarsa, saya tidak percaya. Sebab ibu yang di depan saya membayar sesuai dengan tarif yang tertera di pintu itu.<br />
Dan yang menjengkelkan lagi, sopir (anjr*t) itu mengoper saya ke angkutan yang berbeda. Yang ternyata itu adalah angkutan yang menuju ke terminal.<br />
Di dalam angkutan yang itu, saya tanya ke sopir &#8220;Tarifnya dalam kota berapa sih, Pak&#8221;<br />
&#8220;Lha itu. Udah ada stikernya di pintu, Mas,&#8221; jawab sopir.<br />
&#8220;Kok tadi saya ditarik ga sebegitu?&#8221; saya mulai gusar.<br />
&#8220;Yang bener, Mas?&#8221; sopir ga percaya.<br />
&#8220;Kalau saya ditarik sesuai dengan tarif, saya ga bakal tanya, Pak!&#8221; seketika kesal mulai melanda.<br />
Udah dioper, suruh bayar lebih.<br />
&#8220;Sebenernya saya juga ga mau kalo dioper saya dia (sopir kad*l), Mas. Sopir-sopir yang lain juga udah tau wataknya. Kita udah ga mau sebenernya, biar dia kapok. Tapi dianya yang tetep begitu,&#8221; sopir itu memberi penjelasan.<br />
&#8220;Coba kalau saya bisa menghubungi juragannya, saya suruh pecat tu sopir,&#8221; sahut saya.<br />
&#8220;Enaknya Mas bisa langsung dapat angkutan,&#8221; kilah sopir yang terkesan membela rekan seprofesinya.<br />
&#8220;Saya tu orangnya simpel, Pak. Tadi saya tanya, ke terminal atau tidak. Tinggal jawab aja ya atau tidak, kok sulit amat. Lagian saya juga tidak buru-buru,&#8221; jawab saya berargumen.</p>
<p>Dan pengalaman saya ini, MUSTI saya share pada teman-teman pembaca, bahwa:<br />
Saat kita tidak pasti tujuan sebuah angkot/transportasi umum, kalau kita lupa tanya pada orang sekitar sebelumnya, TETAPLAH KEUKEUH bertanya apakah angkot/transportasi umum tersebut sesuai dengan tujuan yang kita kehendaki. Bila terjadi gelagat seperti yang saya alami diatas, mending <strong>tidak usah naik</strong>.<br />
Coba kalau kejadian tersebut terjadi di kota asal saya, sudah serta merta saya cari siapa juragannya. Kalau perlu, pake jalur koneksi ke teman-teman disana.<br />
Sopir seperti itu patut dikasih pelajaran.<br />
Setuju, Saudara-saudara? <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ardnt.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ardnt.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ardnt.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ardnt.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ardnt.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ardnt.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ardnt.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ardnt.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ardnt.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ardnt.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ardnt.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ardnt.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ardnt.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ardnt.wordpress.com/700/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=700&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardnt.wordpress.com/2010/04/08/contoh-sopir-yang-musti-kita-hindari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a03da66e979a4107a2e724752dbf65e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndrie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tok! Tok!</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com/2010/03/04/tok-tok/</link>
		<comments>http://ardnt.wordpress.com/2010/03/04/tok-tok/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 16:57:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andriy</dc:creator>
				<category><![CDATA[baca aja]]></category>
		<category><![CDATA[My Logs]]></category>
		<category><![CDATA[catatan kaki]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardnt.wordpress.com/?p=693</guid>
		<description><![CDATA[nulis apa yak? hehe&#8230; oke deh. mulai dari baru tidur pukul 6 pagi tadi, lumayan&#8230;.bisa bangun 2 jam kemudian. tentunya pas bangun sambil mengingat-ingat &#8220;Sekarang hari apa ya?&#8221; Hwakakakkaak!! Jam segitu memang lebih enak langsung ngacir ke kamar mandi. Gila..! Udah beberapa hari ini udaranya panas banget. Tahun kemarin mah, masih bisa ber-hahahehe, bisa godain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=693&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>nulis apa yak? <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
hehe&#8230; oke deh.<br />
mulai dari baru tidur pukul 6 pagi tadi, lumayan&#8230;.bisa bangun 2 jam kemudian. tentunya pas bangun sambil mengingat-ingat &#8220;Sekarang hari apa ya?&#8221;<br />
Hwakakakkaak!!<span id="more-693"></span><br />
Jam segitu memang lebih enak langsung ngacir ke kamar mandi. Gila..! Udah beberapa hari ini udaranya panas banget. Tahun kemarin mah, masih bisa ber-hahahehe, bisa godain mBaknya yang jaga kantin, dan sekarang&#8230; cukup dengan membuka pintu kamar, tengok ke bawah. Kalau tidak ada orang, matiin tu PC yang semalaman nyala. Aplusan dulu ama lapie.<br />
Oke,&#8230; ketik username ..bla..bla..bla at yahoo dot com<br />
ketik passwordnya &#8230;bla..bla..bla..bla&#8230;bla<br />
cukup lima karakter ajah <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
saat masuk fesbuk,&#8230;waduh! perasaan sudah tidak enak nih.<br />
coba buka 2 application yang flash-based.<br />
semenit&#8230;. dua menit&#8230;. normal.<br />
sepuluh menit&#8230;<br />
masih normal.<br />
go onn&#8230;.<br />
Mafia Wars&#8230; check!<br />
Castle Age&#8230; bentar lagi level up. dan biasanya Kat jam segitu rajin &#8220;take a command&#8221;. Benar juga, ada 2 pesan masuk dari dia.<br />
Set ke online mode.</p>
<blockquote><p>K : hi there!</p></blockquote>
<p>waduh!<br />
keduluan ama dia&#8230;.wkwkwkwkwk<br />
blom sempat membalas,</p>
<blockquote><p>K : there are several new links. check the group page.<br />
K : remember, do attack/fortify in balance for 100k dmg<br />
A : well, i&#8217;ll save my question later. gotta hurry for those serpents<br />
A : fyi, i&#8217;m able to summon again in 5 hours.<br />
K : cool!<br />
K : just send the link out to group.<br />
A : affirmative.</p></blockquote>
<p>nah, ini nih enaknya ngobrol ama orang bule.<br />
to the point.<br />
kagak pake basa-basi! <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
hanya dengan tiga kali send chat, udah jelas kita musti ngapain.<br />
di kasus ini, klik Group,&#8230; muncul daftar grup,&#8230; dan group baru Kat ada di posisi teratas tentunya.<br />
benar saja, ditinggal cuman beberapa jam saja.. udah muncul 3 link baru. tanpa ba-bi-bu&#8230;. multitab!!!!<br />
hiyaatttt&#8230;. eh, lah kok?!?<br />
<strong><br />
Network Error</strong></p>
<p>cukup jelas tulisan itu.<br />
hufff,&#8230; aku ambil nafas dalam-dalam.<br />
aku lihat lampu port LAN menyala normal.<br />
coba deh, ping ke fesbuknya langsung.<br />
&#8230;<br />
&#8230;<br />
normal juga tuh.<br />
apanya lagi nih????<br />
masa&#8217; jam segini sudah mendapat godaan?</p>
<p>asal aku ping lagi.<br />
ehh&#8230;.normal!<br />
hahaha&#8230; hajar bleh!!<br />
empat serpents &#8230; as planned.<br />
cuman yang satu kebablasan nge&#8217;hitnya&#8230;wkwkwkwk<br />
moga-moga Kat tidak marah.</p>
<p>tidak sadar aku melirik ke bagian &#8220;Request&#8221;<br />
SWETTT!!<br />
udah hampir seratus?!!<br />
aku klik&#8230;. hmmmm, yang banyak dari Mafia Wars.<br />
lega deh.<br />
coba kalo FarmVille. mati kutu lah. jam segitu accept/send gift buat FarmVille. yang ada malah nggondhok setengah mati.</p>
<p>&#8230;.<br />
accept gift,&#8230;<br />
&#8230;.<br />
accept gift,&#8230;<br />
&#8230;.</p>
<p>btw, buat pembaca, mohon jangan meniru kebiasaan saya ya? <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
apalagi yang masih sekolah. mending accept PR ajah&#8230;wkwkwkwk</p>
<p>lalu urutan memori mulai sekitar lepas Dhuhur sampai mengetik tulisan ini menjadi kacau, alias buyar.<br />
listrik padam.<br />
kali ini cukup menjengkelkan. sehari udah tiga kali.<br />
yang barusan malah pukul setengah delapan malam tadi.</p>
<p>sayup-sayup terdengar &#8220;Hati Yang Luka&#8221;-nya mBak Betharia Sonata dari kamar sebelah.<br />
ngapain lagi nih si Su&#8217;Un?</p>
<p><em>duluu&#8230; segenggam emas kau pinang aku<br />
duluu&#8230; bersumpah janji di depan saksiiii&#8230;uooo&#8230;uoooo<br />
namun semua hilanglah sudah&#8230; ditelan dusta&#8230;uooo&#8230;uooooo</em></p>
<p>BRAK!!<br />
anjr*t!!<br />
bikin kaget tu makhluk berkaki empat.<br />
itu pintu kaca, geblek!!<br />
buka dulu&#8230;geser ke kiri&#8230;!<br />
wkwkwkwkw&#8230;..</p>
<p>entah kenapa tiba-tiba aku mengetok dinding sebelah.<br />
Tok! Tok!<br />
&#8230;<br />
ga denger rupanya.<br />
DHOK! DHOK!<br />
terdengar jawaban &#8230; Tok! Tok! Tok!</p>
<p>kucari folder lagu-lagu donlot&#8217;anku.<br />
dan..</p>
<p>taraaa!<br />
Top of the World by The Carpenters mengalun lembut.<br />
tentunya volume suara aku keraskan setelah tidak mendapat respon &#8220;Tok! Tok!&#8221;<br />
 <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ardnt.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ardnt.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ardnt.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ardnt.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ardnt.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ardnt.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ardnt.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ardnt.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ardnt.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ardnt.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ardnt.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ardnt.wordpress.com/693/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ardnt.wordpress.com/693/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ardnt.wordpress.com/693/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=693&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardnt.wordpress.com/2010/03/04/tok-tok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a03da66e979a4107a2e724752dbf65e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndrie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku tlah lelah&#8230; mengikuti semua langkah kakimu&#8230;</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com/2010/03/03/aku-tlah-lelah-mengikuti-semua-langkah-kakimu/</link>
		<comments>http://ardnt.wordpress.com/2010/03/03/aku-tlah-lelah-mengikuti-semua-langkah-kakimu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 17:08:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andriy</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Logs]]></category>
		<category><![CDATA[catatan kaki]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardnt.wordpress.com/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[*nyengir* ya, tu awal lagu dari lirik lagu &#8220;Buka Hatimu&#8221; Armada Band. dan (lagi-lagi) ini bukan tentang apa yang tersirat melalui lagu tersebut namun lebih pada &#8230; beberapa menit tadi, ketermenungan saya terisi dengan alunan lagu &#8220;Buka Hatimu&#8221;. Bisa jadi bulan ini (Maret 2010) aku awali dengan suka cita, namun bakal penuh dengan duka lara. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=691&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>*nyengir*<br />
ya, tu awal lagu dari lirik lagu &#8220;Buka Hatimu&#8221; Armada Band.<br />
dan (lagi-lagi) ini bukan tentang apa yang tersirat melalui lagu tersebut<br />
namun lebih pada &#8230; beberapa menit tadi, ketermenungan saya terisi dengan alunan lagu &#8220;Buka Hatimu&#8221;. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif' alt=':-|' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bisa jadi bulan ini (Maret 2010) aku awali dengan suka cita, namun bakal penuh dengan duka lara. Loh?!?!<br />
&#8220;Dibekukan&#8221; setidaknya seminggu lebih, &#8230; bakal berdampak pada keutuhan &#8220;otak&#8221; dan &#8220;pikiran&#8221;ku.<br />
Cukup mumet juga&#8230; mengingat persediaan baik logistik dan finansial semakin menipis.<br />
Celakanya lagi, I&#8217;m totally still unable to imagine the worst thing would happen!!!</p>
<p style="text-align:right;"><em>Buka hatimuuu&#8230;uu..<br />
Bukalah sedikiit untukkuuu..<br />
Sehingga dirikuuu..uu..uu<br />
Bisa memilikimu&#8230;</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ardnt.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ardnt.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ardnt.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ardnt.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ardnt.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ardnt.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ardnt.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ardnt.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ardnt.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ardnt.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ardnt.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ardnt.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ardnt.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ardnt.wordpress.com/691/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=691&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardnt.wordpress.com/2010/03/03/aku-tlah-lelah-mengikuti-semua-langkah-kakimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a03da66e979a4107a2e724752dbf65e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndrie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sunday, &#8230; last day of Feb 2010</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com/2010/02/28/sunday-last-day-of-feb-2010/</link>
		<comments>http://ardnt.wordpress.com/2010/02/28/sunday-last-day-of-feb-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 06:12:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andriy</dc:creator>
				<category><![CDATA[baca aja]]></category>
		<category><![CDATA[My Logs]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[hot]]></category>
		<category><![CDATA[sunday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardnt.wordpress.com/2010/02/28/sunday-last-day-of-feb-2010/</guid>
		<description><![CDATA[i opened my eyes. is it Sunday, isn&#8217;t it? phew&#8230; what a terrible night last night was. a friend of mine got accident when was returning back from the office. a message received was quite clear to makes me rushed out of home, took my motor key, then speeding to hospital&#8230; didn&#8217;t realize that i [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=687&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>i opened my eyes.<br />
is it Sunday, isn&#8217;t it?<br />
phew&#8230; what a terrible night last night was. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
a friend of mine got accident when was returning back from the office.<br />
a message received was quite clear to makes me rushed out of home, took my motor key, then speeding to hospital&#8230; didn&#8217;t realize that i was not wearing helmet.<br />
NO CARE!<span id="more-687"></span><br />
even, if necessary&#8230; it&#8217;s not here i&#8217;m belong to anymore. any places are okay.<br />
graveyard? &#8230; that&#8217;s beyond my authority, dude.</p>
<p>woke up on hot sunny day, surely my laundry would dried up in a short time. heheh&#8230; remembering they are whom always complaining about the climate, why don&#8217;t they take the bright side? Lame&#8230; just because, they are used to work under AC.</p>
<p>and now, again.<br />
still using a-1000-clicks style on Facebook&#8230; *haha*<br />
realizing that some of gift requests&#8217; app will expire if i don&#8217;t accept them immediately.<br />
FB&#8217;ing is gaming for me, nothing more nothing less.<br />
expect more? do not ask me.<br />
seeing people&#8217;s effort on gaming via FB is more interesting than seeing ridiculouses status updates. mostly like &#8220;want to be eyed&#8221;.<br />
are you outcasted, then you try to find a place where people are able to &#8220;catch your existence&#8221;??</p>
<p>one p.m o&#8217;clock.<br />
really hot here,&#8230; really.<br />
looked up on the sky at southern above, a solid and bold clouds wandering high. Looks like they will overhelming the area down here.</p>
<p>yes, i&#8217;m used to be &#8220;a not-so-right-person in wrong time&#8221;<br />
whatever you&#8217;re thinking about me now,<br />
all i know is i&#8217;m clearing your images up both from my mind&#8230; and my notebook.</p>
<p>any objections are accepted, but i don&#8217;t think my today&#8217;s mind even needs a single objection.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ardnt.wordpress.com/687/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ardnt.wordpress.com/687/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ardnt.wordpress.com/687/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ardnt.wordpress.com/687/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ardnt.wordpress.com/687/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ardnt.wordpress.com/687/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ardnt.wordpress.com/687/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ardnt.wordpress.com/687/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ardnt.wordpress.com/687/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ardnt.wordpress.com/687/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ardnt.wordpress.com/687/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ardnt.wordpress.com/687/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ardnt.wordpress.com/687/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ardnt.wordpress.com/687/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=687&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardnt.wordpress.com/2010/02/28/sunday-last-day-of-feb-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a03da66e979a4107a2e724752dbf65e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndrie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>masih belum ada judul &#8230;</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com/2010/02/06/masih-belum-ada-judul/</link>
		<comments>http://ardnt.wordpress.com/2010/02/06/masih-belum-ada-judul/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 19:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andriy</dc:creator>
				<category><![CDATA[baca aja]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardnt.wordpress.com/?p=675</guid>
		<description><![CDATA[Belum genap setahun saya ber&#8217;fesbuk ria (lihat disini), namun banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan dari jejaring sosial tersebut. mulai dari teman, informasi, dan lain-lain. Dari itu semua, ada hal yang bagi saya cukup menarik perhatian. Laiknya sebuah teknologi, dimana teknologi ibarat pisau bermata dua. Jika kita benar-benar mampu menggunakannya, dengan mata tertutup pun kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=675&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belum genap setahun saya ber&#8217;fesbuk ria (lihat <a href="http://ardnt.wordpress.com/about/whatsoever/">disini</a>), namun banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan dari jejaring sosial tersebut. mulai dari teman, informasi, dan lain-lain.<br />
Dari itu semua, ada hal yang bagi saya cukup menarik perhatian. <span id="more-675"></span>Laiknya sebuah teknologi, dimana teknologi ibarat pisau bermata dua. Jika kita benar-benar mampu menggunakannya, dengan mata tertutup pun kita tidak perlu khawatir pisau tersebut melukai orang lain, atau bahkan diri kita sendiri.<br />
Namun sebaliknya, sering sekali saya jumpai&#8230;. yah, saya anggap sebagai suatu kekonyolan. Saya tidak tahu definisinya, yang pasti hal-hal tersebut tampak sebagai cerminan, betapa kita hanya &#8220;menelan mentah-mentah&#8221; sesuatu makanan tanpa mempertimbangkan efeknya bagi kita, meski efek tersebut tidak berdampak pada orang lain. Tentunya kita tidak ingin dibodohi oleh diri kita sendiri kan?<br />
Tujuan saya memposting artikel ini hanya semata-mata untuk mengingatkan diri saya pribadi tentunya, dan para pembaca (blogwalkers) umumnya. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari hal-hal tersebut.<br />
Artikel ini akan selalu saya update, TIAP KALI saya mendapati &#8220;kekonyolan&#8221; ^_^<br />
Berikut, saya dapati beberapa jam yang lalu&#8230;. untuk pertama kalinya, komentar saya dibredel (baca: dihapus)<br />
<a href="http://ardnt.files.wordpress.com/2010/02/untitled1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-676" title="Gambar 1" src="http://ardnt.files.wordpress.com/2010/02/untitled1.jpg?w=406&#038;h=762" alt="" width="406" height="762" /></a><br />
Saya perlu klarifikasikan disini. Saya tidak ada motif &#8220;Sakit Hati&#8221; karena komentar saya dibredel, namun lebih pada kekonyolan dimana ketika saya memberikan feedback yang bersifat mengingatkan, namun &#8220;buah&#8221; yang saya peroleh cukup membulatkan tekad saya untuk mengingatkan diri saya sendiri (by my own way, of course).<br />
Dari gambar, saya beri tanda garis warna hijau dimana disitulah letak komen saya sebelum dihapus oleh teman saya yang &#8220;baikhati&#8221; tersebut.<br />
dan ini yang menjadi komen saya:</p>
<blockquote><p>Km y jgn gt, R**. Km msih kna sindrom &#8220;pasang status ngambang&#8221;. Tntunya mrk yg komen tdk SALAH, mengingat blm tau apa yg trjadi. Jd km jgn memvonis &#8220;SALAH&#8221; spt itu. Bda kl km meluruskan ttg status km, tntunya kita psti bkal mmberikan rspon yg sesuai. mski g smpe bikin &#8220;Koin untuk Prita&#8221;. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ardnt.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ardnt.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ardnt.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ardnt.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ardnt.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ardnt.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ardnt.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ardnt.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ardnt.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ardnt.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ardnt.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ardnt.wordpress.com/675/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ardnt.wordpress.com/675/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ardnt.wordpress.com/675/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=675&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardnt.wordpress.com/2010/02/06/masih-belum-ada-judul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a03da66e979a4107a2e724752dbf65e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndrie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ardnt.files.wordpress.com/2010/02/untitled1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar 1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Banner Link (revisi)</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com/2009/11/28/cara-membuat-banner-link-revisi/</link>
		<comments>http://ardnt.wordpress.com/2009/11/28/cara-membuat-banner-link-revisi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 09:02:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andriy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Call of Duty]]></category>
		<category><![CDATA[Tips 'n Tricks]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[link]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardnt.wordpress.com/?p=660</guid>
		<description><![CDATA[Karena lama ga nge&#8217;check link tautan di blog saya, ternyata link &#8220;Bikin Banner&#8221; dari blogflux udah ga bisa diakses dari tempat saya. Jadi, musti saya apdet. Cukup gugling sekali, udah dapet situs 80&#215;15 buttonmaker dari Lucazappa yang ternyata lebih ajeb daripada blogflux. Berikut panduan singkat: Masuk ke sini, ato klik tombol LZ Button yang ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=660&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena lama ga nge&#8217;check link tautan di blog saya, ternyata link &#8220;Bikin Banner&#8221; dari blogflux udah ga bisa diakses dari tempat saya.<br />
Jadi, musti saya apdet.<br />
Cukup gugling sekali, udah dapet situs 80&#215;15 buttonmaker dari <a href="http://www.lucazappa.com/">Lucazappa</a> yang ternyata lebih ajeb daripada blogflux.<br />
Berikut panduan singkat:<span id="more-660"></span><br />
Masuk ke <a href="http://www.lucazappa.com/brilliantMaker/buttonImage.php">sini</a>, ato klik tombol LZ Button yang ada di sidebar paling kanan ^_^<br />
Silakan atur2 sendiri warna-warnanya, pake cara <em>try and error</em>. Kalo pengin lihat hasilnya cukup tekan tombol <em>create</em>. Tenangg,, itu blom permanen kok.<br />
Kelebihan yang pertama saya dapatkan adalah dimana kita bisa memasukkan image/gambar sebagai background. (lihat kotak/section Images)<br />
Tentunya hal ini akan membutuhkan waktu untuk mengatur ukuran images/gambar supaya tampak pas dengan bidang kiri-kanan button. Buat yang masih bingung, mending ga usah aja. Hehehe… pake yang biasa tu, left-box dan right-box<br />
Di blogflux (yang sebelumnya saya gunakan), kita tinggal pilih alignment text tiap box. Left, Right, or Center.<br />
Namun di buttonmaker milik Luca ini, kita mengatur dengan memasukkan angka (satuan pixel) biar pas di tengah masing-masing box.  Cuman ini yang kalah dari blogflux. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
Ya, ntar dicoba-coba aja, gimana biar pas tengah gitu.<br />
Oke next step&#8230;<br />
Kalau udah selesai, (dan yakin), tekan tombol &#8220;Create&#8221; <em>once more for final result</em>. <a href="http://ardnt.files.wordpress.com/2009/11/create1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-661" title="create1" src="http://ardnt.files.wordpress.com/2009/11/create1.jpg?w=406" alt=""   /></a><br />
Dan disinilah kelebihannya Luca karena <strong><span style="color:#ff0000;">kita bisa langsung nge&#8217;host-kan (meng&#8217;upload) ke Imageshack</span></strong> tanpa harus membuka situs Imageshack itu sendiri.<br />
Coba klik &#8220;Host to ImageShack.us&#8221;, nanti akan muncul area warna kuning dimana terdapat link button yang udah Anda buat tadi.<a href="http://ardnt.files.wordpress.com/2009/11/create2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-662" title="create2" src="http://ardnt.files.wordpress.com/2009/11/create2.jpg?w=406" alt=""   /></a><br />
<a href="http://ardnt.files.wordpress.com/2009/11/create3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-663" title="create3" src="http://ardnt.files.wordpress.com/2009/11/create3.jpg?w=406&#038;h=105" alt="" width="406" height="105" /></a>Link itulah tempat button buatan Anda.<br />
Selanjutnya gimana, nDrie?<br />
<em>- Selanjutnya apa?</em><br />
Buat masang tu tombol 80x15px ?<br />
<em>- kan udah ada di <a href="http://ardnt.wordpress.com/2009/04/24/cara-membuat-banner-link/">bagian pertama</a> artikel ini.</em><br />
Oh iya ya. Kamu kan cuman apdet link situs buttonmaker&#8217;nya ajah… hehehehe<br />
<em>- dasar.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ardnt.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ardnt.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ardnt.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ardnt.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ardnt.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ardnt.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ardnt.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ardnt.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ardnt.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ardnt.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ardnt.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ardnt.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ardnt.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ardnt.wordpress.com/660/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=660&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardnt.wordpress.com/2009/11/28/cara-membuat-banner-link-revisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a03da66e979a4107a2e724752dbf65e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndrie</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ardnt.files.wordpress.com/2009/11/create1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">create1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ardnt.files.wordpress.com/2009/11/create2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">create2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ardnt.files.wordpress.com/2009/11/create3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">create3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang tersisa di hari Idul Adha 1430 H</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com/2009/11/27/yang-tersisa-di-hari-idul-adha-1430-h/</link>
		<comments>http://ardnt.wordpress.com/2009/11/27/yang-tersisa-di-hari-idul-adha-1430-h/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 06:58:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andriy</dc:creator>
				<category><![CDATA[baca aja]]></category>
		<category><![CDATA[My Logs]]></category>
		<category><![CDATA[catatan kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardnt.wordpress.com/?p=654</guid>
		<description><![CDATA[semalam begadang sampe pagi (lagi lagi). Konsekuensinya pas sholat Id, apa yang diceramahkan oleh khotib tentu saja tidak masuk ke otak. Tau-tau dah pulang, terkapar di kasur. Ketika bangun, jam dinding sudah pukul setengah dua belas siang. Kucoba membuat segelas teh panas supaya para penghuni perut tidak melakukan demo. Suasana masjid tentu saja masih hiruk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=654&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>semalam begadang sampe pagi (lagi lagi). Konsekuensinya pas sholat Id, apa yang diceramahkan oleh khotib tentu saja tidak masuk ke otak. Tau-tau dah pulang, terkapar di kasur.<span id="more-654"></span><br />
Ketika bangun, jam dinding sudah pukul setengah dua belas siang. Kucoba membuat segelas teh panas supaya para penghuni perut tidak melakukan demo. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
Suasana masjid tentu saja masih hiruk pikuk dengan kegiatan kurban. Malah tempat wudhu bagian putri menjadi tempat mencuci peralatan, sementara parkir di belakang menjadi tempat pengepakan (pake tas kresek,…biasanya kalo <em>packing </em>konotasinya pake kardus.. hehehehe. Ga tau musti pake kata apa buat nyebutin) daging kurban. Praktis aku musti lewat di depan ibu-ibu dan mBak-mBak yang manis-manis itu. Cieehhhh…. Semalam sebelumnya emang ada rombongan takbir dari masjid sini. Dan sepertinya ada beberapa mahasiswa yang memakai almamater (aku ga perlu sebutin, daripada mereka malu…hwakakkakak!). Karena ga perlu bawa obor ato sejenisnya, warna almamater mereka udah cukup jadi alat penerangan. *ketawa abis*<br />
Back to topik. abis sholat Jum’at, para penghuni perut ternyata sudah mulai merasa perlu mengadakan coup. Oke, oke… kau jual aku beli.<br />
Tanpa perlu balik ke rumah, aku langsung menuju ke warung makan langgananku,yang sudah menjadi tempat dadakan’ku untuk memuaskan hasrat perut.<br />
Seperti biasa, aku memesan porsi favoritku. Ya, menjadi favorit bukan karena rasanya yang bikin ketagihan, ato apalah. Tetapi karena cukup sekali bayar.<br />
Di meja seberang ada dua orang cowok. Seusiaku mungkin. Yang satu ngutik-ngutik ponsel. Yang satu membelakangi temannya sambil menghisap ‘barang’ yang sudah menjadi <em>my natural enemy</em>, alias r-o-k-o-k.<br />
Itu sebabnya aku mengambil tempat duduk yang berjauhan. Baru saja duduk, tidak lama datang dua orang cowok. Mereka langsung mengambil tempat duduk di sebelahku.<br />
Segera pesananku sudah selesai. Tampaknya yang nunggu warung cuman seorang. Dan awalnya kupikir, mungkin aku harus menunggu agak lama.<br />
Baru dapat sesendok, datang lagi dua orang cowok. Dan lagi-lagi, mereka juga seusiaku. *ni kamu mo makan, ato mo perhatiin orang di warung sih, nDrie???*<br />
Suka-suka gw donk! Orang aku juga ga buru-buru nyelesein makanku.<br />
Dari sinilah masalahnya, warung sudah terlihat penuh dengan pelanggan. Tentunya yang jaga warung kewalahan. Bisa jadi dua orang temannya jaga di malam hari.<br />
Tidak sengaja aku menangkap bahan obrolan dua orang cowok yang datang terakhir. Deskripsi mereka, yang satu relatif lebih pendek dengan penampilan laiknya anak gaul, pake anting, dan sekelebat kulihat tato di lengan atas kanannya. Yang satu mungkin lebih muda. Yahh… seusia adekku lah.<br />
“Yang pasti, dapetnya seratus empat puluh. Terima awal masing-masing dua.” Itu yang pertama kali terdengar di telingaku.<br />
“Biasanya kalo event gitu emang seratusan, ya” tanya cowok yang lebih muda. Abis itu aku tidak terlalu memperhatikan karena terpaku pada layar televisi yang menyiarkan program “Narsis”. Tampak seorang cewek beradegan layaknya artis, sedang menyanyi, bawa mic, …mmm keknya lagu Geisha. Cewek tersebut berakting di tepi jalan, di tempat pemberhentian bus,… bahkan sampai menghampiri polisi yang sedang mengatur lalu lintas.<br />
Menurutku, tak mungkin motifnya selain uang. Plus popularitas. Kalo perlu, jadi gila di tengah jalan pun mau, asal dapat uang. Hahahaha…. <em>Jaman edan, yen ora edan, yo ora keduman </em>(=kebagian).<br />
Sampai pada syut dimana si cewek itu mendapatkan apa yang berhak didapatkannya dari tindakannya. Imho, that’s ridiculous.<br />
Lalu perhatian kembali pada dua orang cowok yang tadi. Oke, biar pembaca ga bingung, dua orang cowok yang datang pertama setelah aku ga perlu dideskripsikan disini, karena bukan mereka yang akan aku bicarakan disini. Jadi, tentu saja dua orang cowok yang datang belakangan. Yang dandanannya gaul, sebut saja A, dan yang agak muda sebut aja B.<br />
Perhatian bertambah saat si A tampak mulai ga sabar menunggu. Dan kulihat yang jaga masih membuatkan minuman.<br />
Tak lama pesanan si A sudah jadi. “Pake saus sarden, Bang,” katanya. Ternyata yang jaga lupa memberi saus sarden. “Udah berapa taon sih kerja disini?”, tambahnya sengak. Urung diberikan pesanan, Mas’nya tadi menambahkan saus sarden.<br />
Jelas kutangkap raut muka si A waktu menerima pesanan nasinya. Suasana sekitar yang bising membuatku tidak dapat lagi menangkap suaranya dengan jelas.  Tampak dari <em>gesture</em>-nya, dia tidak sreg dengan pesanannya. Disusul dengan gerak tangannya mengepal diarahkan ke si penjaga warung.<br />
Wah…aku jadi tertarik mengamati. Ritme makanku lebih kuperlambat, biar bisa agak lama disitu.<br />
“Bang!&#8230; si Jong dinas malam ya dua-duanya?? Pagi ini cuman sendirian ya??” tanya A dengan nada agak membentak. Kulihat mas yang jaga cuman bisa menganggukkan kepala. Barangkali cuman itu yang bisa diperbuatnya. Dan aku yakin ada perasaan berkecamuk di dalam hatinya. *guayamu, nDrie. Sok teu..*<br />
Ya iyalah, situasi seperti itu kalo orang diperlakukan seperti itu, wajar kalau makan hati. Mau nanggepi, ntar malah ybs ga mau mbayar dg alasan lama banget pelayanannya. Apalagi saat aku bisa mengukur gaya bicara si A. Gaya bicara yang sudah pasti menjadi my opposite side.<br />
“Ini nasi ato kolam ikan sih,” nada tinggi si A masih berlanjut.<br />
Entah kenapa sekilas aku merasa sudah memegang botol Fanta kosong di depanku. Sejurus kemudian, ternyata aku sadar kalo aku memegang sendok penuh nasi hendak masuk ke mulut. Fyuhh,… .<br />
Langsung kuputuskan untuk segera menyelesaikan santapanku. Aku ambil beberapa gorengan biar itungannya pas, jadi mas’nya ga perlu bolak-balik memberikan uang kembalian.<br />
Dua orang cowok yg di sampingku juga mulai merasa kelamaan menunggu, <em>but they expressed it in more polite manner</em>.<br />
“Bang, kira-kira masih kurang berapa lagi? Kalau bisa agak cepetan ya,” tanya cowok yang tepat di sampingku. Hampir saja kupikir mereka setali tiga uang dengan A. Hehehehe….<br />
Dan,.. naudzubillah!! Si A dengan tenang menyuapin si B!!!!</p>
<p>F*CK!!!<br />
Ga perlu menunggu lebih lama untuk menghabiskan makanku. Es teh langsung kuteguk habis. Aku rogoh saku kanan depan,.. pas.<br />
“Mas, nasi satu, es teh satu, gorengan tiga,” ujarku. “Pas ya. Tengkyu,” tambahku.<br />
Aku beranjak sambil melihat nopol motor milik dua orang kaum Luth tadi.</p>
<p>Sekali lagi.. F*CK!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ardnt.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ardnt.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ardnt.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ardnt.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ardnt.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ardnt.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ardnt.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ardnt.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ardnt.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ardnt.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ardnt.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ardnt.wordpress.com/654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ardnt.wordpress.com/654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ardnt.wordpress.com/654/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=654&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardnt.wordpress.com/2009/11/27/yang-tersisa-di-hari-idul-adha-1430-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a03da66e979a4107a2e724752dbf65e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndrie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Where are you now, Pus?</title>
		<link>http://ardnt.wordpress.com/2009/10/29/where-are-you-now-pus/</link>
		<comments>http://ardnt.wordpress.com/2009/10/29/where-are-you-now-pus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 16:54:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andriy</dc:creator>
				<category><![CDATA[baca aja]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardnt.wordpress.com/?p=637</guid>
		<description><![CDATA[Aku pernah punya seekor kucing. Teknisnya sih bukan kucingku, tapi karena si empunya merasa kalo aku selalu merawat kucing itu, jadinya yang bersangkutan sudah &#8216;merelakan&#8217; kucingnya menjadi milikku. Hehehehe&#8230; Kucing itu termasuk bibit sehat. Kenapa kukatakan begitu, tidak lain karena posturnya yang cukup padat. Aku sering memperhatikan dia, baik saat berjalan maupun tidur. Yang terakhir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=637&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku pernah punya seekor kucing. Teknisnya sih bukan kucingku, tapi karena si empunya merasa kalo aku selalu merawat kucing itu, jadinya yang bersangkutan sudah &#8216;merelakan&#8217; kucingnya menjadi milikku. Hehehehe&#8230;<br />
Kucing itu termasuk bibit sehat. Kenapa kukatakan begitu, tidak lain karena posturnya yang cukup padat. <span id="more-637"></span>Aku sering memperhatikan dia, baik saat berjalan maupun tidur. Yang terakhir karena tidurnya juga ga lazim. Seringnya dia tidur telentang, kadang posisi kepala lebih rendah daripada kakinya. *ngakak*<br />
Dengan warna hitam dan hanya ada putih di bagian dada/tubuh bawah, jelas sudah dia tampak seperti Sylvester, kucing &#8216;predator&#8217;nya Tweety.<br />
Namun kuakui, meski termasuk kucing rumahan, kucing itu -aku tidak pernah memberi nama hewan2 piaraanku, &#8230; biarlah mereka seperti apa adanya. ciehhh- tidak punya toleransi pada musuh alaminya, tikus.<br />
Aku dulu punya teman yang sekeluarganya dia suka kucing. Minimal di rumahnya ada 5 ekor kucing. Pernah ada kucing yang posturnya hampir seperti Garfield. Kuning, besar, wajah agak sangar, tapi sangat tenggang rasa dengan tikus2. Jadinya, aku sering gemas. Masa&#8217; kucing segede itu, &#8216;ga nafsu&#8217; ama tikus. Malah mainannya adalah cicak dan kecoa, ato binatang/serangga kecil yang berkeliaran.<br />
Sampai pada ketika ada kucing lain (aku ga tau kucing siapa), yang tiba-tiba datang ke rumahku, lalu selang beberapa harinya beranak di dalam rumah. Wajar saja jika aku berasumsi kucing betina itu &#8216;dibawa&#8217; oleh kucingku. Mungkin dia mau bertanggung jawab kale. *ngakak*<br />
Kucing betina itu beranak tidak tanggung-tanggung&#8230; lima ekor! Dan yang aku khawatirkan adalah daya hidup anak-anak kucing itu, karena melihat postur induknya yang tidak terlalu besar, bisa jadi umur anak-anak kucing itu tidak terlalu panjang.<br />
Yang betina dua ekor, lainnya jantan. Nah, yang jantan,&#8230; ada satu yang tampak lemah sekali. Ga agresif. Sementara anak-anak kucing yang lain pada pencilak&#8217;an, dia tampak adem ayem saja.<br />
Sampai disinilah, bisa kukatakan awal dari bencana (pake kata &#8216;bencana&#8217; ae, soalnya waktu ngetik cerita ini cuman kata itu aja yang terlintas di benak <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> ).<br />
Adalah hal yang wajar jika seekor anak kucing ketakutan -sambil mendesis-desis &#8211; melihat kucing besar selain induknya. Dan itu juga berlaku, ketika anak-anak kucing tersebut melihat si Pus-ku. Udah item, gede lagi. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <br />
Dan ada hal yang menarik ketika pertama kali aku mendapati anak-anak kucing itu pada ketakutan sambil mendesis-desis, bulu2 mereka pada berdiri semua saat melihat si Pus-ku, yaitu si Pus-ku tidak tampak marah atau pasang muka sangar. Malah dia terkesan mengalah, sambil beringsut menjauh. dan sejak saat itu, seringnya aku lihat si Pus kalau hendak masuk rumah, dia celingukan dulu. Bisa jadi buat mastiin, apa ada anak2 kucing yang berseliweran. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> <br />
Hari-hari setelah itu, aku sudah tidak begitu memperhatikan mengingat waktu itu kerjaan juga ga bisa ditinggal. Seringnya aku pulang pas maghrib. Itu pun kalo inget mandi, kalo ga.. pasti udah pulas di ruang depan. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> <br />
Nah, pada suatu hari ada tetangga (tapi aq ga begitu kenal) yang mau minta anak kucing. Obrol punya obrol, si ibu tersebut cerita kalo dulu juga udah mo minta anak kucing. Waktu itu, ada dua ekor, nah yang satu itulah si Pus-ku itu. Ibu itu urung niatnya karena si empu kucing udah tinggal satu kucingnya. Aku pun balas cerita kalo kemungkinan anak-anak kucing itu adalah anak si Pus. Dan mumpung tinggal tiga ekor, terserah ibu tadi mau ambil yang mana.<br />
&#8220;Yang dua itu pasti betina ya, Mas?,&#8221; tanyanya.<br />
&#8220;<em>Inggih</em>, Bu. Yang satu itu jantan, cuman sepertinya fisiknya lemah,&#8221; jawabku.<br />
Mungkin karena pertimbangan tidak tega, si ibu hanya mengambil satu, yang betina. Mestinya kedua anak yang betina tersebut bisa saja dia bawa sekalian, tapi mengingat nanti malah anak kucing yang lemah itu tidak ada temannya, dia putuskan membawa seekor saja.<br />
But indirectly, i told her if&#8230;. if that weaky-kitten&#8217;s life was not long, i would give the rest one. And she agreed.<br />
Suatu sore, karena bisa pulang lebih cepat, aku duduk-duduk di samping rumah untuk melepas penat seharian. Tiba-tiba terlintas di benak,&#8230;&#8221;kemana ya si Pus?&#8221; Baru sadar kalau udah seminggu lebih aku tidak melihatnya. Mati? Ga lah. Tapi bisa jadi.<br />
Well, whatever. Life goes on. Ada pertemuan, ada perpisahan. Namanya juga kucing.<br />
Dan disinilah, bisa dibilang ada kejadian menarik plus surprising.<br />
Suatu hari saat aku pergi membeli nasi goreng di dekat pasar, dengan adikku yang masih SD. Ketika menunggu antrian, perhatian adikku teralihkan dengan kucing yang duduk-duduk manis di dekat mulut gang kecil disitu. Tentunya ketika adikku menghampiri kucing tersebut, otomatis aku juga mengikutinya.<br />
Kucing itu tidak lari ketika kita menghampiri, malah dia sempat menoleh ketika adikku memanggilnya.<br />
&#8220;Mas, itu kan si Pus&#8230;.,&#8221; katanya.<br />
&#8220;Ah, masa?&#8221; jawabku ragu.<br />
&#8220;Ga mungkinlah dia bisa sampe sini,&#8221; kataku lagi.<br />
Memang, jarak dari rumah sampai ke tempat beli nasi goreng lumayan jauh. Pembaca mungkin bertanya mengapa beli nasgor aja cari yang jauh. hehehehe&#8230; ya, karena dulu sebelum pindah, kita seringnya beli di dekat pasar situ, yang deket dengan rumah yang lama. Sampai saat ini pun kalau aku mudik, aku pasti juga beli disitu. Baru kalo kehabisan, atau tidak ada (tutup/tidak jualan), baru aku cari di tempat lain.<br />
Kembali ke laptop, barulah saat dari dekat, aq tau bahwa itu memang si Pus!! Duh, campur aduk rasanya. Kaget karena tidak menyangka dia masih hidup, senang karena keadaannya baik-baik saja, bingung karena&#8230;kok dia bisa disini ya?? Hahahahaha&#8230;.!<br />
Mungkin saja karena lupa-lupa ingat, si Pus pelan-pelan beringsut masuk gang. Kami tetap saja mengikutinya. Di benakku (juga adikku) kalau ternyata emang benar-benar si Pus, sudah barang pasti kita bawa pulang. Pembaca pasti juga punya pemikiran yang sama kan?<br />
Ketika baru beberapa langkah kami mengikuti, tiba-tiba muncul seorang bapak dari samping.<br />
&#8220;Ada apa, Mas?&#8221; tanyanya. Aku teralihkan dengan suara bapak itu, sementara adikku masih terpaku untuk mengekor si Pus.<br />
&#8220;Itu, Pak. Kok sepertinya kucing itu milik saya. Saya mau mastiin saja,&#8221; jawabku.<br />
Di luar dugaan, bapak tersebut berujar, &#8220;Itu kucing sini, Mas. Wong <em>udah diopeni</em> disini sejak kecil.&#8221; Kaget juga aku mendengarnya. Begitu pula adikku. Kelihatannya dia sempat syok mendengar ucapan bapak itu.<br />
Setelah mendengar hal itu, berdebat pun malah akan timbul masalah. Sejak awal tujuan semula kami hanyalah membeli nasi goreng. Sambil &#8220;permisi&#8221; ke bapak itu, aku menggandeng adikku untuk kembali ke tempat jualan.<br />
&#8220;Sudahlah, yang penting si Pus sudah ada yang merawat, Ta,&#8221; hiburku. &#8220;Lihat tuh, dia masih nampak sehat dan terurus. Kecuali kalau sebaliknya, mungkin Mas akan <em>ngeyel</em> buat ngambil si Pus,&#8221; tambahku.<br />
Yah, Dik. Ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Setidaknya perpisahan itu yang menjadikan motivasi untuk pertemuan berikutnya,&#8230; yang tentunya lebih baik lagi.<br />
Terakhir kuingat-ingat noktah hitam di hidung si Pus yang menjadi tanda lahirnya. Aku juga masih ingat, si Pus pasti selalu akan menoleh jika adikku yang memanggilnya &#8220;Pus, pussss&#8230;&#8221;. Kalau aku yang memanggilnya begitu? Berani taruhan kalo dia mau menoleh. Asal tahu aja, si Pus hanya akan menghampiriku kalau aku terlihat membawa makanan. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ardnt.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ardnt.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ardnt.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ardnt.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ardnt.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ardnt.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ardnt.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ardnt.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ardnt.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ardnt.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ardnt.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ardnt.wordpress.com/637/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ardnt.wordpress.com/637/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ardnt.wordpress.com/637/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ardnt.wordpress.com&amp;blog=6343968&amp;post=637&amp;subd=ardnt&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardnt.wordpress.com/2009/10/29/where-are-you-now-pus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a03da66e979a4107a2e724752dbf65e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ndrie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
